ADA APA?” 4 DARI 5 ANGGOTA TPP KONI KOTA DUMAI UNDURKAN DIRI, MUSORKOT 31 AGUSTUS DISOAL

 | ADA APA?" 4 DARI 5 ANGGOTA TPP KONI KOTA DUMAI UNDURKAN DIRI, MUSORKOT 31 AGUSTUS DISOAL

*DUMAI* – Kejutan terjadi di tubuh KONI Kota Dumai. *4 dari 5 anggota Tim Penjaringan dan Penyaringan/TPP mengundurkan diri* menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota/Musorkot yang rencananya digelar *Senin, 31 Agustus 2026*.

Pengunduran diri massal ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan insan olahraga.

“*Ada apa sebenarnya yang terjadi di KONI?*” tanya *Bayu Agusra*, pegiat olahraga Kota Dumai dengan nada kecewa, Jumat (28/8/2026).

*BAYU AGUSRA: INI PEMAKSAAN KEHENDAK*

Bayu menyesalkan sikap pengurus KONI yang tetap memaksakan pelaksanaan Musorkot pada 31 Agustus 2026 di tengah kekosongan TPP.

“*Ini jelas pemaksaan kehendak. Bagaimana mungkin Musorkot dilanjutkan sementara 80% anggota TPP sudah mundur? Siapa yang akan memverifikasi bakal calon? Siapa yang bertanggung jawab?*” ujarnya.

Menurut Bayu, surat pengunduran diri para anggota TPP sudah sangat jelas. Alasan utama yang disorot adalah *cacat administrasi dan tidak sesuai mekanisme AD/ART KONI*.

“*Dalam catatan pengunduran sudah sangat jelas. Pembentukan TPP tidak melalui Raker/Rakersus, tidak melibatkan Cabor. Ini melanggar AD/ART. Kalau tetap dipaksakan, hasil Musorkot bisa digugat dan tidak sah*,” tegasnya.

*MINTA WALIKOTA DUMAI TURUN TANGAN*

Melihat kondisi yang semakin carut-marut, Bayu Agusra meminta Walikota Dumai selaku Pembina Olahraga segera mengambil alih permasalahan ini.

“Kami meminta Walikota Dumai untuk mengambil alih permasalahan ini demi dunia olahraga Kota Dumai. Jangan sampai uang rakyat 4,7 Miliar dipertaruhkan di atas organisasi yang prosedurnya saja sudah bermasalah,” desaknya.

Ia juga meminta KONI Provinsi Riau menunda SK penetapan hasil Musorkot jika tetap dipaksakan, karena berpotensi menimbulkan dualisme kepengurusan.

“*Tunda dulu Musorkot. Bentuk TPP yang sah sesuai AD/ART. Audit dulu LPJ nya. Baru kita bicara pemilihan. Jangan korbankan masa depan atlet Dumai hanya karena ambisi segelintir orang*,” pungkas Bayu.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Umum KONI Kota Dumai belum memberikan klarifikasi resmi terkait pengunduran diri 4 anggota TPP dan alasan tetap dilaksanakannya Musorkot pada 31 Agustus 2026.

*Red*