Tim Pengabdian UNP Bantu Pemulihan Dokumen Kependudukan Korban Banjir Bandang di Pariaman Selatan

Dusun Sampan, Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan — 19 Agustus 2026
Pariaman — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB), Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Sosialisasi Percepatan Pemulihan Dokumen Kependudukan Pasca Banjir Bandang di Dusun Sampan, Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini digelar untuk membantu warga yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran, dll akibat banjir bandang yang melanda kawasan tersebut sejak 22 hingga 28 November 2025.

 | Tim Pengabdian UNP Bantu Pemulihan Dokumen Kependudukan Korban Banjir Bandang di Pariaman Selatan

Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif, S.Kom, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi didampingi tim pengabdi UNP.
Kegiatan yang bertempat di kantor desa itu resmi dibuka oleh Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif, S.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian UNP terhadap masyarakat Dusun Sampan yang hingga kini masih berupaya memulihkan diri pasca bencana, termasuk dari sisi administrasi kependudukan.
“Banyak warga kami kehilangan dokumen penting saat banjir. Kami berterima kasih atas kehadiran tim UNP yang membantu memberi pemahaman sekaligus pendampingan kepada masyarakat,” ujar Aulia Mardhi Arif dalam sambutan pembukaan.

 

 | Tim Pengabdian UNP Bantu Pemulihan Dokumen Kependudukan Korban Banjir Bandang di Pariaman Selatan

Pemateri memaparkan materi “Restorasi Dokumen Kependudukan Pasca Banjir”
Kegiatan yang merupakan bagian dari skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) ini diketuai oleh Yusnanik Bakhtiar,S.H., LL.M dengan pemateri, yaitu Rizki Syafril, S.H.I., M.Si. dan Yusnanik Bakhtiar, S.H., LL.M serta didukung lima mahasiswa.
Pada sesi pertama, Yusnanik Bakhtiar, S.H., LL.M memaparkan materi terkait langkah-langkah restorasi dokumen kependudukan pasca banjir, mulai dari identifikasi wilayah terdampak hingga mekanisme percepatan pengurusan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Materi kedua disampaikan oleh Rizki Syafril menyampaikan materi mengenai pentingnya identitas kependudukan di era digital. Ia menjelaskan bahwa dokumen kependudukan merupakan dasar pengakuan hukum bagi setiap warga negara sekaligus syarat utama dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.
“Tanpa identitas yang jelas, hak dan kewajiban warga dapat terhambat,” tegasnya di hadapan puluhan warga yang hadir.

 

 | Tim Pengabdian UNP Bantu Pemulihan Dokumen Kependudukan Korban Banjir Bandang di Pariaman Selatan

Pemateri memaparkan materi “Mengapa Identitas Kependudukan Penting?” di hadapan warga Dusun Sampan yang hadir memenuhi ruang pertemuan Kantor Desa.
Sesi ini berlangsung interaktif, dengan warga aktif mengajukan pertanyaan seputar prosedur pengurusan dokumen yang hilang atau rusak.
Ketua tim, Yusnanik Bakhtiar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terkait banjir yang diakibatkan meluapnya Batang Mangor di kawasan Dusun Sampan. Dampak banjir ini sendiri tentu saja berimbas kepada kehilangan dan kerusakan dari dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya paham prosedur, tetapi juga mendapat pendampingan langsung agar proses pemulihan dokumen dapat berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Selain sosialisasi dan diskusi, kegiatan turut diisi dengan pendampingan langsung oleh tim dosen dan mahasiswa kepada warga yang membutuhkan bantuan pengurusan dokumen. Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim pengabdi UNP, perangkat desa, serta warga Dusun Sampan.

 | Tim Pengabdian UNP Bantu Pemulihan Dokumen Kependudukan Korban Banjir Bandang di Pariaman Selatan

Tim pengabdi UNP berfoto bersama Kepala Desa, perangkat desa, dan warga Dusun Sampan usai kegiatan sosialisasi berlangsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan hak-hak administratif warga terdampak bencana, sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi UNP di bidang pengabdian kepada Masyarakat.