*Diduga Dianiaya dan Disekap Oknum Satpol PP, Warga Pekanbaru Kembali Lapor ke Polisi*

 | *Diduga Dianiaya dan Disekap Oknum Satpol PP, Warga Pekanbaru Kembali Lapor ke Polisi*

fmmnews.com,Pekanbaru,Riau – Seorang warga Pekanbaru berinisial AW kembali melaporkan dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oknum Satpol PP Kota Pekanbaru ke Polresta Pekanbaru.

Peristiwa terbaru terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di kediaman korban, Jalan Indra Puri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Berdasarkan keterangan AW kepada awak media, Senin malam 10/8/2026, terduga pelaku berinisial NY yang diketahui bertugas sebagai anggota Satpol PP Kota Pekanbaru mendatangi rumahnya tanpa sebab.

Merasa tidak nyaman, korban kemudian menyuruh pelaku keluar.

Namun saat itu korban justru dipukul dengan sekuat tenaga.

“Beliau datang, lalu memukul saya di bagian muka. Mata sebelah kanan jadi merah dan bawah mata membiru,” ujar AW.

Selain penganiayaan, AW juga mengaku mengalami dugaan penyekapan. Sejak pagi hingga sore, terduga pelaku berada di dalam rumahnya sehingga korban tidak bisa keluar.

“Saya sudah berteriak minta tolong supaya tetangga dengar.

Tapi saya tidak berdaya, jadi diam di dalam rumah sampai menunggu terduga pelaku keluar,” katanya.

Baru pada Minggu sore, setelah terduga pelaku keluar, AW bisa keluar rumah dan langsung meminta bantuan sahabatnya untuk membuat laporan.

*Ini Laporan Kedua*
AW menyampaikan, ini bukan pertama kali dirinya menjadi korban. Sebelumnya pada 23 Mei 2026, ia juga telah membuat laporan dengan nomor LP/B/643/V/2026/SPKT/POLRESTA PEKANBARU atas peristiwa serupa. Saat itu proses BAP telah dilakukan dan korban menerima Surat Tanda Penerimaan Laporan.

“Ternyata seiring waktu malah menyakiti saya lagi, baik secara fisik maupun psikis,” kata AW.

Merasa dirugikan dan ketakutan, AW melaporkan kembali kejadian tersebut agar diproses sesuai hukum. Ia juga berharap pimpinan Satpol PP Kota Pekanbaru menindak tegas anggotanya.

*Masih Tahap Penyelidikan*
Hingga berita ini diturunkan, kasus masih dalam tahap penyelidikan di Polresta Pekanbaru. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut.

Upaya konfirmasi kepada NY juga masih dilakukan redaksi untuk mendapatkan keterangan berimbang, sesuai asas praduga tak bersalah dan Kode Etik Jurnalistik.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik mengingat terduga pelaku merupakan aparatur pemerintah kota.

Warga berharap proses hukum berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur.

_Sumber: Keterangan korban AW_