Pekanbaru – Sabtu 4 Juli 2026, Semangat juang, sportivitas, serta kerendahan hati menjadi nilai yang terus dipegang oleh pesepak bola muda berbakat Zicho Nadeyo Pratama. Pemain yang berposisi sebagai striker ini sukses mencatatkan prestasi membanggakan bersama SSB UIR Pekanbaru dengan meraih Third Place (Juara III) pada ajang Liga Top Score Pekanbaru Tahun 2026 Kategori U-16.
Prestasi tersebut menjadi langkah awal yang sangat berarti dalam perjalanan karier sepak bola Zicho. Meski membela SSB UIR Pekanbaru pada kompetisi tersebut, Zicho menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melupakan tempat pertama yang membesarkan bakatnya, yakni SSB Rumbai FC di bawah bimbingan pelatih legendaris Coach Rinho Yuska.
Zicho menjelaskan alasan dirinya tampil bersama SSB UIR Pekanbaru pada Liga Top Score 2026.
“Saya adalah anak asuh SSB Rumbai FC. Mengapa saya tidak membawa nama SSB Rumbai FC di Liga Top Score Pekanbaru 2026? Karena saat itu SSB Rumbai FC tidak terpilih mengikuti kompetisi tersebut. Sebelum bergabung dengan SSB UIR Pekanbaru, saya terlebih dahulu meminta izin kepada Coach Rinho Yuska. Beliau memberikan restu agar saya tetap mendapatkan pengalaman bertanding. Setelah menjalani seleksi di SSB UIR Pekanbaru, Alhamdulillah saya diterima dan dipercaya menjadi bagian dari tim,” ungkap Zicho.
Menurutnya, pengalaman tersebut mengajarkan bahwa dalam dunia sepak bola tidak ada sekat untuk terus belajar. Yang terpenting adalah menjaga silaturahmi, menghormati semua pelatih, dan menjalin persahabatan antarsekolah sepak bola.
Zicho juga mengaku selalu mengingat pesan kedua orang tuanya yang menjadi pegangan hidupnya hingga saat ini.
“Pesan kedua orang tua saya sederhana tetapi sangat bermakna. Mereka selalu mengingatkan agar saya menjaga keharmonisan, persahabatan, dan hubungan baik dengan semua SSB. Pengalamanlah yang akan membesarkan kita. Jangan pernah angkuh, jangan pernah sombong ketika meraih prestasi, karena semua keberhasilan datang atas izin Allah SWT, doa orang tua, dan bimbingan para pelatih,” tuturnya.
Kini, perjalanan Zicho memasuki babak baru. Ia resmi diterima sebagai peserta didik Tahun Ajaran 2026 di SMA Olahraga Negeri Pekanbaru, Riau, pada cabang olahraga sepak bola. Kesempatan tersebut menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan mental bertanding menuju level yang lebih tinggi.
“Insyaallah saya akan mengemban amanah kedua orang tua saya. Saya ingin menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, menghormati semua pelatih di mana pun saya berlatih, serta terus bekerja keras agar dapat menggapai cita-cita sebagai pesepak bola profesional,” ujar Zicho penuh optimisme.
Sebagai striker muda, Zicho dikenal memiliki semangat juang tinggi, kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta naluri mencetak gol yang baik. Namun di balik kemampuan tersebut, ia tetap menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama dalam setiap pertandingan.
Prestasi Juara III Liga Top Score Pekanbaru 2026 bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari mimpi besar yang sedang ia bangun. Dengan disiplin latihan, dukungan keluarga, arahan para pelatih, dan doa yang tidak pernah putus, Zicho optimistis mampu melangkah lebih jauh.
Banyak pihak berharap, Zicho Nadeyo Pratama kelak mampu menjadi salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Provinsi Riau. Perjalanan menuju level nasional hingga internasional tentu membutuhkan kerja keras yang panjang, namun dedikasi dan semangatnya menjadi modal berharga untuk terus berkembang.
Semoga nama Zicho Nadeyo Pratama terus bersinar di dunia sepak bola Indonesia. Dari lapangan-lapangan di Pekanbaru, ia diharapkan mampu menembus kompetisi nasional, mengenakan lambang Garuda di dada, hingga tampil di panggung internasional. Dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, rendah hati, menghormati orang tua dan pelatih, serta membawa nama baik SSB Rumbai FC, SSB UIR Pekanbaru, SMA Olahraga Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau, dan Indonesia, Zicho diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa kesuksesan lahir dari kerja keras, doa, disiplin, dan akhlak yang baik.